3 Hal Tentang The Darkroom Photo Lab San Fransisco

The Darkroom mengkhususkan untuk pengembangan dan pemindaian film professional. Selain itu juga melakukan pemrosesan dan pemindaian kamera mainan untuk berbagai format film seperti Panoramic, Sprocket Hole, Half Frame, Square, serta Cross Processing dan Push / Pull processing. Dark Room juga biasa di kenal sebagai kamar gelap. Yang mana kamar ini untuk memuat film yang masuk dan keluar dari kamera, gulungan pengembangan, atau tempat film. Semua itu dip roses dalam keadaan gelap total. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai hal tentang The Darkroom Photo Lab San Fransisco, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

  1. Kamar Gelap Hitam dan Putih Tradisional

Jika Anda penggemar berat proses fotografi tradisional, Anda akan menyukai fasilitas persewaan The Darkroom. Apakah Anda lebih suka cetak film dengan yang tidak biasa seperti cyanotype, tintype atau pencetakan gum? Anda bisa mengunakan fasilitas yang tersedia di The Darkroom untuk membuat gambar dengan cara jadul.

The Darkroom sewaan dilengkapi dengan pembesar Bestseller 4 × 5 inci yang mampu memperbesar dari 35mm menjadi negatif 4 × 5 inci. Selain itu, dilengkapi juga dengan nampan untuk cetakan hingga 20 × 24 inci. Untuk pengembangan film hitam dan putih, tersedia tangki 4 × 5 inci, serta tangki dan gulungan Paterson dan Nikor untuk film 35mm dan 2 “.

The Darkroom ini juga dapat diatur untuk proses pencetakan alternative, sehingga bisa bekerja dengan baik untuk mencetak cetakan Cyanotype, Platinum, atau Van Dyke. Ada biaya tambahan untuk menggunakan pembakar pelat UV Nuarc kami dengan waktu 8 jam sehari.
Tertarik dengan pencetakan tradisional ini, tetapi tidak faham bagaimana cara menggunakannya? Tenang saja, karena terdapat layanan pelajaran fotografi untuk Anda. Mulai dari proses pencetakan umum hingga membakar, dan menggunakan filter kontras variabel.

  1. Peralatan The Darkroom

Di sebagian besar The Darkroom terdapat alat optik pembesar mirip dengan proyektor slide yang berfungsi untuk memproyeksikan cahaya melalui gambar negatif ke alas, mengontrol fokus, intensitas, dan durasi cahaya secara halus. Selembar kertas foto terkena cahaya yang masuk melalui negatif dapat menghasilkan gambar versi positif di atas kertas.

Saat membuat cetakan hitam-putih, menggunakan lampu pengaman untuk menerangi area kerja. Karena sebagian besar kertas hitam-putih hanya sensitif terhadap cahaya biru, cahaya hijau, lampu berwarna merah atau kuning. Penggunaan kertas cetak berwarna harus disimpan dalam kondisi gelap gulita sampai hasil cetak diperbaiki dengan benar, karena sensitif terhadap semua bagian spektrum yang terlihat. Terdapat variasi cahaya pengaman yang sangat redup dapat digunakan dengan bahan warna negatif tertentu. Tetapi cahaya yang dipancarkan oleh salah satunya sangat rendah sehingga sebagian besar printer tidak menggunakannya sama sekali.

  1. Proses cetak

Selama eksposur, nilai-nilai dalam gambar dapat disesuaikan, paling sering dengan mengurangi jumlah cahaya ke area tertentu dari gambar secara selektif memblokir cahaya yang masuk dan membakar. Fotografer umumnya mulai mencetak gulungan film dengan membuat cetakan kontak negatif untuk digunakan sebagai referensi cepat untuk memutuskan gambar mana yang akan diperbesar. Beberapa fotografer terkenal seperrt seperti Edward Weston, hanya membuat cetakan kontak dari negatif lebih besar dengan ukuran (4×5 “, 5×7”, 8×10 “atau lebih besar).

Kertas yang telah diekspos akan diproses pertama dengan pencelupan di pengembang fotografi, menghentikan pengembangan dengan stop bath dan pemasangan di fixer fotografi. Hasil cetak kemudian dicuci untuk menghilangkan bahan kimia pemrosesan dan dikeringkan. Ada berbagai langkah tambahan lainnya yang dapat diambil fotografer, seperti mengencangkan.